Sampah Keluarga Xiao
Ji Yao hampir kehabisan napas karena dicekik, ia menunjuk tangan Xiao Hanqing dan berkata, "Kau... lepaskan aku..."
Xiao Hanqing sedikit melonggarkan cengkeramannya, namun Ji Yao masih terdesak di batang pohon olehnya. Orang-orang di sekeliling mereka memandang dengan perasaan ganjil. Su Yuying yang melihat kedekatan Xiao Hanqing dan Ji Yao jadi sangat cemburu hingga hatinya bergejolak. Bukankah Xiao Hanqing seharusnya menyukai dirinya? Mengapa dia berani sedekat itu dengan gadis lain?
"Xiao Hanqing, apa yang kau lakukan?!" Su Yuying marah dan menegur Xiao Hanqing dengan suara manja.
Xiao Hanqing sama sekali tak menggubris Su Yuying. Ia hanya memberi isyarat dengan tangannya agar yang lain tidak mendekat.
Su Yuying tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dalam hati ia menggerutu, "Baiklah, Xiao Hanqing, tunggu saja, mulai sekarang aku tidak akan bersikap baik padamu lagi."
Tatapan Xiao Hanqing begitu dingin saat ia menatap Ji Yao, lalu bertanya dengan suara tajam, "Kenapa kau berkata seperti itu?"
Ji Yao menarik napas dalam-dalam, lalu menjawab, "Sejak aku memukul adikmu, aku sudah tahu, suatu hari nanti dia pasti akan mencarimu untuk membalas dendam padaku. Jadi aku sudah melakukan sedikit persiapan!"
Raut wajah Xiao Hanqing sedikit melunak, ia melanjutkan mendengarkan Ji Yao yang berkata, "Aku mencari tahu tentang dirimu. Kau keturunan ke delapan belas Keluarga Xiao, kedua orang tuamu sudah tiada, kau punya seorang adik tiri. Di keluargamu, kau punya satu paman, satu om, dan t